Pages

Senin, 15 April 2013

10 hewan paling beracun di dunia

1. BOX JELLYFISH

Hadiah utama bagi "Binatang Paling Beracun Di Dunia," akan di kirimkan ke Jellyfish Box atau Ubur-Ubur Kotak. Hewan ini telah menyebabkan kematian sedikitnya 5.567 tercatat sejak 1954. Racun mereka adalah di antara yang paling mematikan di dunia. Racunnya dapat menyebabkan serangan jantung, sistem saraf, dan sel-sel kulit. Dan bagian terburuk dari itu adalah bahwa racun kotak jelly begitu overpoweringly menyakitkan, ketika korbannya manusia dia akan langsung shock, sekarat atau meninggal karena gagal jantung bahkan sebelum mencapai pantai untuk diselamatkan. Apabila bertahan selama seminggu korban akan mengalami rasa sakit yang luar biasa setelah kontak dengan ubur-ubur kotak.
Anda hampir tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup  ketika disengat hewan ini, kecuali segera cepat diobati. Setelah sengatan, cuka harus diterapkan untuk minimal 30 detik. Cuka asam asetat, yang menonaktifkan kotak jelly's nematocysts (sejenis racun) yang belum dibuang ke aliran darah (meskipun itu tidak akan mengurangi rasa sakit). Kita harus ekstra hati-hati, Memakai stoking sambil berenang juga merupakan alat pencegahan yang baik karena dapat mencegah sengatan dari ubur-ubur ini.
Ubur-ubur kotak ini
 dapat ditemukan di perairan sekitar Asia dan Australia.
 

2. KING COBRA

The King Cobra (Ophiophagus hannah) adalah ular berbisa terpanjang di dunia  - tumbuhnya bisa mencapai 5,6 m (18,5 ft). Ophiophagus, secara harfiah berarti "ular pemakan" karena King Kobra adalah ular kanibal. Salah satu gigitan ular yang mematikan ini dapat dengan mudah membunuh manusia. Ular ini bahkan mampu membunuh Gajah Asia dewasa dalam waktu 3 jam, coba bayangkan ketika manusia yang digigit ular ini.
Racunnya tidak terlalu beracun seperti ular berbisa lainnya, namun King Cobra mampumenyuntikan 5 kali  racun lebih banyak dari Ular Black Mamba dan dapat menyebabkan kematian 5 kali lebih cepat dibandingkan dengan Ular Black Mamba. biasa ditemukan di Selatan dan Asia Tenggara, mereka tinggal di dataran tinggi dan hutan lebat.

3. MARBLED CONE SNAIL

Siput/Bekicot Marbled Cone seperti hewan lain dalam daftar ini memiliki racun yang sangat mematikan. Satu tetes racun yang yang ia keluarkan dapat membunuh lebih dari 20 manusia.Habitatnya berada di lingkungan air garam hangat (di mana siput ini sering ditemukan), jangan pernah berpikir untuk memungutnya. Tujuan sebenarnya dari racun yang ia keluarkan adalah untuk menangkap mangsanya.
Gejala sengatan siput marbled cone ini akan berpengaruh selama berhari-hari. Menghasilkan rasa sakit, bengkak, mati rasa dan kesemutan. Kasus yang parah melibatkan kelumpuhan otot, perubahan penglihatan dan kegagalan bernapas. Tidak ada antivenom/obat. Hanya sekitar 30 kematian manusia telah dicatat akibat sengatan hewan lunak ini.

4. BLUE-RINGED OCTOPUS

Gurita Cincin Biru sangat kecil, hanya seukuran bola golf, tapi racun-nya begitu kuat sehingga bisa membunuh manusia. Ia membawa cukup racun untuk membunuh 26 manusia dewasa dalam hitungan menit, dan tidak ada obat atau penangkal dari racunnya. Mereka saat ini diakui sebagai salah satu hewan yang paling beracun di dunia .Gigitan menyakitkannya mengakibatkan kelemahan otot, mati rasa, diikuti dengan gagal paru-paru dan akhirnya mati.Mereka dapat ditemukan di kolam pasang di Samudera Pasifik, dari Jepang ke Australia.

5. DEATH STALKER SCORPION

Kepercayaan populer masyarakat beranggapan sebagian besar kalajengking relatif tidak berbahaya bagi manusia, sengatannya hanya menghasilkan efek kecil (nyeri, mati rasa atau bengkak). Namun tidak dengan kalajengking yang satu ini.  Kalajengking Death Starker adalah spesies yang sangat berbahaya,  racun koktail neurotoksinnya menyebabkan rasa sakit yang tak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang, kelumpuhan dan akhirnya kematian. Sengatan menyakitkan dari kalajengking ini mungkin tidak bisa untuk membunuh seorang manusia dewasa yang sehat segar bugar. Tetapi anak-anak kecil, orang tua, atau orang yang sedang sakit, nyawa mereka dalam bahaya.
Kalajengking Death Stalker tersebar di Afrika Utara dan Timur Tengah.

6. STONEFISH

Mungkin Stonefish tidak akan pernah memenangkan kontes kecantikan, tapi pasti akan memenangkan hadiah tertinggi untuk menjadi "Ikan Yang Paling Beracun dan Menyeramkan Di Dunia". Racunnya menyebabkan sakit parah dan korban yang terkena sengatan ikan ini tidak lama lama lagi anggota badan yang terkena harus diamputasi. Hal ini disertai dengan shock , kelumpuhan, dan kematian jaringan. Jika tidak diberikan perhatian medis dalam beberapa jam, maka dapat berakibat fatal bagi manusia.
Stonefish (Ikan Batu) menyimpan racunnya di duri yang tampak mengerikan yang dirancang untuk menyakiti calon predator.Stonefish kebanyakan hidup di atas Semenanjung yang kering, sering ditemukan di perairan dangkal laut tropis Pasifik dan lautan India, mulai dari Laut Merah ke Queensland Great Barrier Reef di Australia.

7. THE BRAZILIAN WANDERING SPIDER

Brasillian Wandering Spider (Phoneutria) atau biasa disebut Laba-laba Pisang muncul dalam Guinness Book of World Records 2007 untuk laba-laba yang paling berbisa dan laba-laba yang bertanggung jawab atas kematian banyak manusia.
laba-laba ini diyakini memiliki racun neurotoksik paling kuat dari setiap laba-laba hidup di planet kita. Hanya 0.006mg (0.00000021oz) sudah cukup untuk membunuh tikus. Mereka juga sangat berbahaya karena sifat mereka mengembara/sering berpindah-pindah tempat.Mereka sering bersembunyi pada siang hari di daerah dengan populasi manusia mereka suka berada di dalam rumah, pakaian, sepatu, dan mobil.gigitan berbisanya tidak hanya menyebabkan rasa sakit, racun laba-laba ini juga dapat menyebabkan - ereksi priapisme (untuk Pria) yang menyebabkan tidak nyaman pada kemaluan yang berlangsung selama berjam-jam yang mengarah ke impotensi.

8. INLAND TAIPAN

Taipan Australia. Hanya satu gigitan dari ular ini mengandung cukup racun untuk membunuh 100 orang manusia dewasa atau sekumpulan dari 250.000 tikus. racunnya paling tidak 200 - 400 kali lebih beracun dari kobra biasa. racunnya neurotoksik dan dapat membunuh seorang manusia dewasa hanya dalam 45 menit. Untungnya ular ini sangat pemalu dan sampai saat ini tidak ada dokumentasi korban jiwa manusia. (semua yang terkena gigitan diobati denganantivenin).

9. POISON DART FROG

Jika berjalan melalui hutan hujan di suatu tempat di Tengah atau Amerika Selatan, jangan pernah mengambil katak indah dan berwarna-warni ini mungkin saja itu Katak Dart Poison atau biasa disebut Katak Panah. Katak ini mungkin binatang yang paling beracun di bumi. Katak ini memiliki panjang sekitar 2 inch(5cm). Memiliki cukup racun untuk membunuh 10manusia dewasa atau 20.000 tikus. Hanya dengan 2 mikrogram racun yang dikeluarkannya mampu membunuh mamalia besar, manusia atau makhluk besar yang lainnya. Mereka disebut "katak panah" karena menggunakan Amerindian Sekresi yang beracun. Mereka meracuni ujung lidah mereka. Racun katak panah akan masuk ke dalam kulit korbannya dan akan jatuh sakit atau akan membunuh siapa saja yang menyentuh atau memakannya.

10. PUFFER FISH

Ikan Puffer (Ikan Fugu) adalah vertebrata kedua yang paling beracun di dunia (yang pertama adalah Katak Panah diatas). Daging dari beberapa spesies ikan terlezat di Jepang dan Korea, tetapi masalahnya adalah bahwa kulit dan organ-tertentu tertentu dari ikan fugu ini sangat beracun bagi manusia.
Sengatan ikan ini menghasilkan kematian yang cepat. Keracunan Ikan Fugu dapat menyebabkan mematikan lidah dan bibir, pusing, muntah, denyut jantung cepat, kesulitan bernapas, dan kelumpuhan otot. Korban bahkan bisa meninggal akibat lemas karena otot diafragma yang lumpuh. Sebagian besar korban meninggal setelah 4 sampai 24 jam. Tidak ada penawar yang diketahui, kebanyakan kematian dari ikan fugu ini terjadi ketika sang juru masak/koki yang belum terlatih mempersiapkan hidangan ikan fugu ini.Statistik menunjukkan bahwa ada 20-44 insiden keracunan fugu per tahun antara 1996 dan 2006 di seluruh Jepang dan 6 insiden per tahun menyebabkan kematian. Karena racun Ikan Fugu bisa menyebabkan kematian yang seketika, hanya koki berlisensi yang diperbolehkan untuk mempersiapkan hidangan Ikan Fugu, Lisensinya pun sangat sulit didapatkan.

9 binatang teraneh di dunia

1. CUMI-CUMI KUTUB SELATAN (Mesonychoteuthis hamiltoni)



Berbeda dengan cumi-cumi raksasa (Architeutis) yang lengan dan tentakelnya hanya dilengkapi penghisap dengan gigi2 kecil, lengan dan tentakel cumi-cumi kutub selatan ini juga dilengkapi dengan pengait tajam.

Cumi-cumi ini merupakan cumi-cumi terbesar melebihi ukuran dan daya tahan cumi-cumi raksasa. Selain itu cumi-cumi kutub selatan merupakan binatang dengan mata yang paling besar di dunia binatang.


2. TIKUS MONDOK BERHIDUNG BINTANG (Condylura cristata)



Tikus mondok ini mempunyai bulu-bulu anti air berwarna coklat kehitaman dan kaki berukuran besar serta ekor yang panjang dan tebal yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan lemak untuk musim semi. Tentakel2 di hidungnya sangat sensitif dan dilapisi oleh organ2 sensor Eimer. Diameter hidungnya sekitar 1 cm dengan hampir 25,000 organ sensor pada 22 tentakelnya. Tikus mondok ini tidak mempunyai kemampuan penglihatan jadi alat2 sensor inilah yang digunakan untuk mendeteksi mangsanya yang berukuran kecil seperti serangga air, cacing dan moluska.

Merupakan binatang tercepat dalam memangsa mangsanya, paling cepat hanya membutuhkan 120 milidetik untuk mengetahui keberadaaan mangsanya dan kemudian memakannya. Otaknya dapat memutuskan suatu mangsa dapat dimakan atau tidak dalam waktu 8 milidetik. Kecepatan ini adalah batas kecepatan dari sel-sel syaraf di otak dalam mentransmisikan informasi. Tikus ini juga memiliki kemampuan untuk mencium mangsa di bawah air. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan gelembung udara ke mangsanya atau mencium jejak mangsanya dan kemudian menghirup gelembung udara tadi kembali untuk mencium bau mangsanya.


3. AYE-AYE (Daubentonia madagascariensis)



Keunikan binatang malam ini adlah pada kemampuannya dalam mencari makanan, dia mengetuk pepohonan untuk mencari makanan, kemudian melubangi pohon dan memasukkan jari tengahnya yang panjang untuk menarik keluar makanan dari dalam batang pohon (seperti burung woodpecker).


4. PLATYPUS (Ornithorhynchus anatinus)



Meskipun binatang malam dan semi akuatik ini bertelur dan mempunyai hidung seperti bebek, Platypus termasuk mamalia karena menyusui anaknya.  Platypus mempunyai organ sensor listrik dan sensor gerakan untuk mendeteksi mangsanya di bagian paruhnya. Platypus jantan mempunyai kemampuan untuk bertahan dengan menggunakan racun. 

5. KODOK PENGGALI LIANG MEKSIKO



Tidak seperti kodok2 lainnnya, kodok ini mempunyai kaki bertanduk, mirip dengan sekop, membantunya untuk menggali liang. Kodok ini menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam tanah. Mereka akan menempuh jarak 1,6 kilometer untuk mencari sumber air yang cocok untuk bertelur.

6. KEPITING YETI (Kiwa hirsuta)



Kiwa hirsuta adalah kepiting yang ditemukan pada tahun 2005 di Samudera Pasifik Selatan. Kepiting dengan panjang sekitar 15 cm ini, mempunyai ciri khas jumlah setae (bagian tubuh yang menyerupai bulu) yang menutupi bagian kaki/capitnya. 

7. NARWHAL (Monodon monoceros), IKAN PAUS "UNICORN"



Yang paling kentara khas dari narwhal jantan adalah gading tunggalnya yang panjang (2-3 m). Gading ini merupakan gigi seri yang tumbuh dari bagian kiri rahang dan berbentuk spiral. Panjang gading ini dapat mencapai tiga meter (bandingkan dengan panjang tubuhnya yang hanya 4-6 m) dan berat gading bisa sampai 10 kg. Dari sekitar 500 narwhal jantan hanya ada satu yang mempunyai dua gading, yang terjadi bila gigi yang sebelah yang biasanya berukuran kecil, juga tumbuh keluar. Narwhal betina juga dapat menghasilkan gading, tapi ini jarang terjadi, dan ada satu kasus yang tercatat perempuan dengan dual tusks.

Teori yang paling banyak diterima menyebutkan fungsi gading ini adalah sebagai ciri seks sekunder, mirip dengan surai yang dimiliki singa atau bulu ekor merak. Jarang Narwhals ditemukan menggunakan gading mereka untuk berkelahi atau memecah es Kutub Utara yang menjadi habitat mereka. 


8. KELELAWAR MADAGASKAR DENGAN KAKI PENGHISAP



Namanya berhubungan dengan adanya mangkuk2 penghisap di pergelangan tangan dan kaki. Mereka berdiam di daun pohon kelapa yang tergulung, menggunakan mangkuk penghisap untuk menempelkan diri ke permukaan daun yang halus

9. JERBOA BERTELINGA PANJANG



Binatang malam ini membangun 4 jenis liang perlindungan yang berbeda : 2 jenis untuk perlindungan sementara dan 2 jenis lainnya untik perlindungan tetap. Liang perlindungan sementara menyerupai silinder datar yang tidak tertutup dan tidak mempunyai kamuflase, digunakan untuk bersembunyi dari pemangsanya di waktu malam. Liang perlindungan tetap digunakan untuk bersembunyi di siang hari, tersembunyi dan tersamarkan dengan baik serta ditutupi sumbat unik yang terbuat dari pasir yang mampu menyerap panas keluar dari liang dan menyedot kelembaban dari udara luar ke dalam liang.

Liang musim dingin mempunyai kamar penyimpanan makanan di bagian bawah dan kamar untuk berhibernasi di kedalaman sampai 2,5 meter.

10 Fakta tentang Planet Neptunus

 
1. Bulan Neptunus, Triton, perlahan-lahan semakin dekat dengan Neptunus. Akhirnya, ia akan begitu dekat dan mungkin terkoyak oleh gravitasi Neptunus dan mungkin juga membentuk cincin lebih spektakuler dari Saturnus.


2. Angin terkuat di tata surya telah tercatat di Neptunus, pada kecepatan hingga 2.000 kilometer per jam.


3. Neptunus memiliki bintik hitam mirip Great Red Spot di Jupiter. Ini adalah daerah tekanan atmosfer tinggi yang memaksa awan gas metana tinggi ke atmosfer muncul seperti cirrus (tipis, whispy) awan di Bumi. Namun, tempat ini menghilang dan muncul kembali pada bagian yang berbeda dari planet ini, tidak seperti tempat Jupiter.


4. Kadang-kadang Neptunus mengorbit Matahari lebih jauh daripada Pluto sehingga planet yang paling jauh di tata surya. Hal ini kembali ke posisi biasa sebagai planet terjauh kedua dari Matahari pada bulan Desember 1999.


5. Triton orbit Neptunus dalam arah yang berlawanan dengan rotasi planet. Ini adalah bulan terbesar di Tata Surya yang melakukan hal ini.


6. Neptunus memiliki empat cincin. Terdapat cincin yang lebih terang daripada cincin lain dan tampak seperti busur yang mengorbit planet ini. Mungkin mereka masih dalam proses pembentukan.


7. Sejak penemuannya pada tahun 1846, Neptunus telah menyelesaikan satu orbit penuh dari Matahari. Bahkan, diperlukan 165 tahun untuk planet ini untuk pergi mengelilingi matahari.


8. Neptunus ditemukan ketika para ilmuwan melihat sesuatu yang aneh tentang orbit Uranus ', mereka percaya ada sesuatu yang menarik didalam keindahan uranus. Mereka menghitung posisi planet dan segera setelah itu, ditemukan Neptunus.


9. Suhu terdingin diukur dalam Tata Surya (-237,6 ° C) telah dicatat di bulan Neptunus, Triton.


10. Pluto, sebuah planet kerdil yang memiliki orbit yang kadang-kadang melintasi bulan Neptunus, mungkin bulan Neptunus yang lolos dari tarik gravitasi neptunus, tetapi dicegah untuk melarikan diri dari tata surya oleh tarikan Gravitasi Matahari.

7 Hewan Bercahaya


    Sampai sekarang, selain antariksa dan isi lautan, ada banyak hewan-hewan yang juga memiliki kemisteriusan dan unik untuk diteliti. Contohnya saja adalah terdapatnya hewan, organisme sampai tumbuhan yang mampu mengeluarkan cahaya dalam gelap.

      Ilmuwan dan peneliti biasa menyebut hal ini dengan istilah bioluminescence atau produksi dan emisi cahaya yang dikeluarkan oleh makhluk hidup. Kata bioluminescence berasal dari bahasa Yunani yaitu bios (hidup) dan lumen (cahaya).

        Menurut Wikipedia, tulisan tertua yang pernah mengulas bioluminescence adalah hasil karya Aristoteles yang dibuat sekitar 2500 tahun lalu. Dari taun ke tahun penelitian dan pengkajian ilmiah seputar bioluminescence terus dilakukan oleh banyak peneliti serta ilmuwan di seluruh dunia. Berikut beberapa hewan yang dapat mengeluarkan cahaya :


  1. Cacing Bercahaya



       Cacing ini terdapat di gua Waitomo, Selandia Baru. Karna keindahan cahaya yang di pancarkan cancing itu, banyak turis yang tertarik untuk melihatnya. Goa Waitomo merupakan gua kapur yang di perkirakan berusia 30 Juta tahun dan merupakan rumah bagi ratusan ribu cacing bercahaya. 

    Cacing bercahaya hanya dapat hidup di tempat yang sangat gelap dan lembab. Cacing ini juga memerlukan langit-langit gua untuk menangkap mangsanya, seperti lalat dan serangga kecil lainnya.


2. Krill


 
      Krill adalah crustacea seperti udang yang dapat ditemui di semua samudera dunia. Mereka dimakan oleh banyak binatang, termasuk burung, paus, cumi-cumi dan hiu paus. Mereka biasanya ditemukan pada grup besar, dengan lebih dari 10.000 krill per meter kubik. Kelebihan dari krill ini yaitu mereka bisa memancarkan cahaya dari tubuhnya untuk menakuti pemangsanya. 





3. Anglerfish 
      Angelfish merupakan ikan yg unik. Penampilannya sekilas menyeramkan karena tubuhnya berbentuk bulat & memiliki mulut yg lebar & bertaring melengkung panjang. Ciri khas lain ikan angler adalah organ lampu pada semacam "tali pancing" di bagian atas moncongnya. Ikan angler jenis lain, misalnya Thaumaticthys pagidostomus, memiliki organ cahaya di bawah giginya.

     Ikan angler tidak memiliki gelembung renang ( karena pada kedalaman itu gelembung renang atau paru-paru manusia) akan hancur akibat tekanan bawah laut, sehingga ikan itu menghabiskan seluruh hidupnya di laut dalam & tidak pernah naik ke permukaan. 


4. Scorpion Death Valley National Park

      Pada bulan Maret 2012 lalu, sekelompok peneliti berhasil temukan kalajengking yang tubuhnya dapat menyala di tempat gelap. Kalajengking ini ditemukan di Death Valley National Park. Seperti halnya di hutan Amazon, Death Valley National Park juga berisi banyak spesies menarik dan belum pernah ditemui manusia sebelumnya. 

    Kalajengking yang dapat mengeluarkan warna hijau lembayung kebiruan tersebut memiliki tubuh berukuran 16 milimeter. Menurut peneliti di Science.Widener.edu, nampaknya hanya kalajengking dewasa saja yang dapat mengeluarkan cahaya sedangkan untuk bayi-bayi mereka belum mempunyai kelebihan ini.  


5. Dinoflagellates

      Organisme ini adalah phytoplankton yang sering muncul di beberapa lautan di dunia ketika malam tiba. Dinoflagellates akan mengeluarkan cahaya biru seperti fosfor ketika mereka terganggu oleh manusia, hewan atau hantaman ombak. 

      Menurut Mbari.org, memang kebanyakan orang menemui phytoplankton ini dapat mengeluarkan cahaya biru fosfor saja, namun ternyata Dinoflagellates juga dapat mengeluarkan warna lain seperti hijau, kuning dan merah. Bahkan ada beberapa jenis dari keluarga Dinoflagellates yang tidak dapat mengeluarkan cahaya. Beberapa waktu lalu, Dinoflagellates juga menunjukkan dirinya di salah satu pesisir pantai Jepang.  

6. Vibrio Fischeri Bacteria


      Menurut penelitian, bakteri yang dapat menyala ini tergolong pintar karena mayoritas dari mereka selain hanya muncul ke permukaan air, bakteri ini juga didapati menempel di tubuh hewan-hewan besar salah satu contohnya di ujung antena ikan dasar laut. Dikatakan pintar karena dengan menempel di tubuh hewan besar, maka secara tidak langsung bakteri ini juga mendapatkan makanan sisa dari inangnya dan mendapatkan tempat perlindungan.  

7. Kunang-Kunang




     Ada lebih 2.000 spesies kunang-kunang, yang sebenarnya adalah kumbang bersayap. Mekanisme bercahaya kunang-kunang biasanya menunjukkan beberapa informasi misalnya masa hidupnya. Kunang-kunang bersinar bahkan ketika mereka masih berupa larva kecil. Kedipan kepucatan mereka, cahaya kapur bertindak sebagai peringatan bagi pemangsa.